Kamis, 11 Desember 2014

kelompok souvenir dari kain flanel

Kesimpulan Kelompok Lima (Souvernir dari Kain Flanel)


Produk yang dihasilkan:
Kelompok ini membuat kain flanel menjadi berbagai macam souvenir unik, cocok untuk perempuan dan hiasan pernak pernik.

Proses Produksi:
Proses produksinya cukup mudah dan murah, tetapi butuh ketelitian serta kesabaran dalam mengerjakan setiap produk yang dibuat.

Pengemasan:
Pengemasan yang disajikan cukup menarik, dengan kotak mika transparan dan dihias dengan gabus berbentuk bola kecil seperti salju, serta pita menambah kesan menarik dari produk tersebut.

Pemasaran:
Cara pemasaran cukup strategis, dengan kelebihan produk yang dikemas secara unik dan hasil produksi yang menarik.

kelompok listrik

Kesimpulan Kelompok Tujuh (Kelompok Listrik V.2)


Produk yang dihasilkan:
Produk mereka kurang menarik, disamping menggunakan bahan yang kurang 'efektif' sebagai sumber energi, nilai keindahan atau nilai fungsi barang tersebut juga tidak jelas.

Proses produksi:
Proses produksi cukup sulit, selain harus telaten, juga harus sabar dalam menata stik yang ada.

Pengemasan:
Pengemasan mereka cukup menarik, tapi fungsi nya tidak jelas dan sangat tidak strategis.

Pemasaran:
Dengan produk seperti itu, menurut saya tidak layak untuk dipasarkan.

kelompok kuliner

Kesimpulan Kelompok Empat (Pengolahan Dan Kewirausahaan Bahan Nabati dan Hewani Menjadi Makanan Khas Daerah)




Produk yang dihasilkan:
Dari hasil olahan kelompok empat, mereka memproduksi pempek dan es buah. Cukup menarik dan kreatif
Proses pembuatan:

Dalam presentasi, cara pengolahan pempek cukup sederhana, tetapi di blog mereka, belum ada penjelasan yang sesuai dengan presentasi. Berbeda dengan es buah, proses pembuatan sudah diposting dengan sangat jelas.

Pengemasan:

Pengemasan yang dilakukan cukup menarik, mereka membuat pengemasan sesuai event yang ada, seperti valentine dan haloowen

Pemasaran:

Pemasaran yang mereka presentasikan cukup jelas, membuka toko dan menerima pesanan. Dalam blog tidak ada strategi pemasaran.

Analisis SWOT:

Dari analisis SWOT yang ada di blog, Pempek cocok di daerah DINGIN, berlawanan dengan ES BUAH yang seharusnya berada di daerah panas. Terjadi ketidak selarasan dalam produk yang diproduksi.

kelompok penjual sandal

Kesimpulan Kelompok Tiga (Usaha Penjualan Sandal)




Proses Produksi:

Dalam presentasi yang telah dilakukan, proses produksi terlihat mudah, tetapi membutuhkan alat-alat khusus dengan harga mahal, baik harga jual maupun harga perawatan.
Pengemasan:

Pengemasannya cukup menarik, dengan desain cover (kardus pembungkus) yang sederhana dengan warna mencolok serta sendal dengan motif yang terkesan ramai dan menarik. cocok untuk kalangan muda.

Pemasaran:

Dari presentasi kelompok OSNDL, pemasaran yang dilakukan kurang jelas. Dengan modal awal yang sedikit, mereka berusaha membuka toko sendiri, menurut saya itu terlalu beresiko. Mereka juga menerapkan sistem online, menurut saya itu cukup bagus JIKA mereka sudah melakukan publikasi terlebih dahulu tentunya.

kelompok ikan nila

Kesimpulan Kelompok Dua (Budidaya Ikan Nila)



Proses Budidaya:
Kelompok dua menjelaskannya cukup jelas, hanya saja terlalu panjang dan tidak diringkas, sehingga membuat audiance bingung dan bosan.
Terdapat beberapa proses dalam pembudidayaan ikan nila, yaitu:
1. Persiapan Sarana Pra Sarana
2. Pemeliharaan Induk
3. Pemijahan
4. Pendederan
5. Pembesaran
6. Penetasan
7. Pemeliharaan Larva dan Benih

Desain:
Desain dari kemasan ikan filet dan krupuk ikan nila cukup menarik dan simpel. dengan pengemasan yang rapat serta higienis.

Perawatan:
Perawatan benih dan kolam serta sarana pra sarana dalam pembudidayaan ikan nila cukup memakan biaya yang besar, tetapi tentu saja lebih besar keuntungannya, bahkan berkali lipat.

Analisis SWOT:
Dengan pemilihan are yang tepat serta strategi dalam berwirausaha, budidaya ikan nila dapat menguntungkan si pengusaha dengan untung yang lumayan besar.